Lirik Lagu Next Stop – IU dan Terjemahan

Lirik Lagu 'Next Stop' dan artinya bahasa indonesia by IU. Berikut kutipan lirik lagunya. haeneun jeonghaejin sigane tteoreojigo georineun bieo ganeunde dan han saram eojewa gateun geu jari tteonal jureul moreune Lagu "Next Stop" bisa Langsung kamu unduh dan Berlangganan melalui media digital seperti Spotify, Amazon Music, iTunes dan media pembelian online musik lainnya, Karena blog ini tidak membagikan tautan Unduhan dari lagu Next Stop. Blog Nesialyrics hanya menulis Lirik Lagu saja. Semua materi yang terkandung di Blog ini termasuk lirik lagu hanya untuk tujuan promosi saja. Selengkapnya Lirik Lagu Next Stop
yang dinyanyikan oleh IU

Lirik Lagu "Next Stop"

daeum jeonggeojangeseo mannage doelkka
geuriwohaessdeon eolgureul
daeum paranbureneun mannage doelkka
geurigon haessdeon punggyeongeul

haeneun jeonghaejin sigane tteoreojigo
georineun bieo ganeunde
dan han saram eojewa gateun geu jari
tteonal jureul moreune

tuduktuduk musimhage bisjulgi seroro naerigo
bisgeumeul ttara mugeoun hansum tteoreojineunde

daeum jeonggeojangeseo mannage doelkka
geuriwohaessdeon sarameul
daeum paranbureneun mannage doelkka
geurigon haessdeon eolgureul

han ppyeom han ppyeom meori wiro kkoccnoeul balgahge beonjigo
hwanghoneul ttara chumchuneun geuneul gireojineunde

daeum jeonggeojangeseo mannage doelkka
geuriwohaessdeon barameul
daeum paranbureneun mannage doelkka
geurigon haessdeon gieogeul

anim idaeum sesangena daheulkka
tteonan jeok eopsneun geugoseul

[Terjemahan]

Bagaimana kalau kita bertemu di halte berikutnya?
 wajah yang aku rindukan
 Akankah kita bertemu di cahaya biru berikutnya?
 pemandangan yang biasa saya gambar

 matahari terbenam pada waktu yang ditentukan
 jalanan kosong
 Hanya satu orang, tempat yang sama seperti kemarin
 Saya tidak tahu bagaimana cara pergi

 Tetesan hujan jatuh secara vertikal dengan acuh tak acuh
 Desahan berat jatuh di sepanjang palka

 Bagaimana kalau kita bertemu di halte berikutnya?
 orang yang aku rindukan
 Akankah kita bertemu di cahaya biru berikutnya?
 wajah yang saya gunakan untuk menggambar

 Cahaya bunga menyebar merah di atas kepalaku, rentang demi rentang
 Bayangan yang menari di sepanjang senja tumbuh lebih panjang

 Bagaimana kalau kita bertemu di halte berikutnya?
 angin yang aku rindukan
 Akankah kita bertemu di cahaya biru berikutnya?
 kenangan yang pernah kugambar

 Atau akankah saya mencapai dunia berikutnya?
 dimana aku tidak pernah pergi